Di tengah-tengah aksi Elanto Wijoyono menghadang para pemoge yang menerobos lampu merah, ada seorang pemotor yang berdiri di hadapan Elanto. Siapa pemoge itu masih misterius.
"Dari semalam saya nggak tidur, saya cari itu siapa. Saya sampai sudah cari tahu, tapi belum ketemu. Kalau yang berdiri sudah dipastikan itu bukan panitia, bukan anggota HDCI. Kelihatan," ujar Ketua Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Yogyakarta Gatot Kurniawan dalam konferensi pers di Hotel The Sahid Rich Jogja, Jl Magelang Km 6, Yogyakarta, Minggu (16/8/2015).
Dalam video yang diunggah di Youtube terlihat aksi berani Elanto menghentikan laju konvoi moge di perempatan Condongcatur Yogyakarta. Konvoi dalam rangka Jogja Bike Rendezvous dan Indonesia Bike Week dalam rangka peringatan HUT ke-70 RI itu, itu menerobos lampu merah.
Elanto sempat berbicara kepada polantas dan polisi yang mengemudikan voorijder, mengawal rombongan moge ini. "Ini lampu merah, berhenti," kata Elanto.
Di tengah aksinya itu, tiba-tiba ada seorang pemoge yang turun dari motornya dan berdiri tepat di depan Elanto. Tak terdengar begitu jelas apa yang mereka perbincangkan.
Pihak Polda DIY memastikan konvoi tersebut sudah meminta izin dan pengawalan. Tindakan menerobos lampu merah juga tidak melanggar aturan karena diperbolehkan UU LLAJ bagi konvoi yang oleh polisi dianggap bisa masuk kategori khusus.
Ketua Panitia Jogja Bike Rendezvous Lutfi menyampaikan permintaan maaf kepada warga Yogyakarta. Permintaan maaf ini terkait dengan perilaku ugal-ugalan pengendara moge ini di jalanan Yogyakarta.
"Kita meminta maaf dan mengapresiasi, terima kasih sudah mengingatkan. Dengan sentilan seperti itu bisa menjadi evaluasi kami," ujar Lutfi.
Hal ini disampaikan Lutfi kepada wartawan di Hotel Rich Sahid, Jalan Magelang, Yogyakarta, Minggu (16/8/2015).
Lutfi menyampaikan bahwa sudah ditegaskan oleh Kapolda DIY bahwa seluruh bikers harus menaati rambu-rambu lalu lintas.
Ketua Harley Davidson Club Indonesia Yogyakarta Gatot Kurniawan dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan permintaan maafnya.
Dia mengaku pihaknya mencari biker yang tertangkap kamera melanggar lalu lintas. Tak hanya itu, dia juga mencari sosok biker yang turun dari motornya dan tertangkap kamera sedang berdiri di hadapan Elanto, sang penghadang konvoi HD.
Namun hingga saat ini dia belum bisa menemukan siapa biker tersebut.
"Masalah traffic, ada ulah rekan biker yang justru membuat kami sangat prihatin, saya pribadi tidak tidur. Kami cari siapa yang di berita itu," kata Gatot.
"Polisi harus berani menolak untuk menerobos lampu merah jika ada yang minta. Jangan polisi ikut memberikan contoh yang tidak baik kepada masyarakat," jelas Komisioner Kompolnas, Edi Hasibuan, Minggu (16/8/2015).
Edi mengaku dia sudah melihat video pesepeda Elanto warga Yogya yang menegur Moge dan juga Patwal. Polisi harus mencermati dengan baik suara publik. Zaman sudah berubah di mana masyarakat ingin polisi yang berpihak pada kepentingan publik.
"Siapapun dia apbila melanggar hukum harus ditindak. Anggota di jalan juga harus berani menindak. Jalan itu bukan jalan buat para motor besar tapi untuk masyarakat," sambungnya.
"Kita menghapkan ke depan ada group motor besar yang digagas untuk tertib berlalu lintas," urai Edi.
Siapa Pemoge yang Berdiri 'Menantang' Elanto? HDCI: Dia Bukan Anggota Kami
Reviewed by anton chang
on
07.52
Rating:
Reviewed by anton chang
on
07.52
Rating:

Tidak ada komentar: